1. Mengapa Penting Memahami Jenis-Jenis PT?
Di era bisnis modern tahun 2025, legalitas usaha bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Persaingan semakin ketat, regulasi semakin jelas, dan investor pun kini lebih berhati-hati dalam memilih mitra bisnis. Bagi pengusaha yang ingin naik kelas, memilih bentuk badan usaha yang tepat menjadi langkah krusial.
Salah satu badan hukum yang paling populer di Indonesia adalah Perseroan Terbatas (PT). Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa jenis PT yang berlaku di Indonesia, masing-masing dengan aturan, kelebihan, dan kekurangannya? Mengetahui Jenis-jenis PT serta perbedaannya akan membantu Anda menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan visi bisnis Anda.
Di kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, atau Surabaya, kebutuhan akan Pembuatan PT Baru meningkat drastis. Tak hanya untuk startup, tetapi juga untuk UMKM, bisnis keluarga, hingga perusahaan yang siap melantai di bursa. Artikel ini akan membahas secara detail tentang jenis-jenis PT, perbedaan mendasarnya, proses pendirian, hingga peran notaris.
2. Jenis-Jenis PT yang Berlaku di Indonesia
1. PT Perorangan
- Cocok untuk UMKM dan pengusaha pemula.
- Dapat didirikan oleh 1 orang saja tanpa perlu partner.
- Prosesnya relatif cepat, biaya lebih ringan, dan fleksibel.
- Kelemahannya adalah keterbatasan modal dan sulit berkembang ke level korporasi besar.
2. PT Tertutup
- Dimiliki oleh segelintir pemegang saham, biasanya keluarga atau kelompok kecil.
- Cocok untuk startup, bisnis keluarga, atau usaha yang tidak membutuhkan banyak investor.
- Lebih sederhana dalam pengelolaan, tapi kurang fleksibel jika ingin berkembang cepat.
3. PT Terbuka (Tbk)
- Saham dapat diperjualbelikan di Bursa Efek Indonesia.
- Transparansi tinggi, diawasi oleh OJK.
- Cocok untuk perusahaan besar yang ingin ekspansi dan menarik investor publik.
- Kekurangannya adalah regulasi lebih ketat dan biaya operasional lebih besar.
4. PT PMA (Penanaman Modal Asing)
- Diperuntukkan bagi investor asing yang ingin menanamkan modal di Indonesia.
- Harus mengikuti aturan BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal).
- Cocok untuk perusahaan global atau joint venture.
- Tantangannya ialah regulasi lebih kompleks dibanding PT lokal.
🔎 Untuk memahami lebih jauh perbandingan dengan badan usaha lain, Anda bisa membaca artikel kami selanjutnya Apa Perbedaan PT dan CV? Ini Penjelasan Lengkapnya.
3. Perbedaan Mendasar Antar Jenis PT
Setiap jenis PT memiliki perbedaan yang cukup signifikan, baik dari sisi pendiri, modal, transparansi, maupun skala bisnis. Memahami perbedaan ini penting agar Anda tidak salah langkah dalam memilih bentuk PT yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis.
1. Jumlah Pendiri
- PT Perorangan bisa didirikan hanya oleh 1 orang saja.
- PT Tertutup dan PT Terbuka minimal 2 orang pendiri.
- PT PMA juga minimal 2 pendiri, dan salah satunya bisa berasal dari pihak asing.
2. Modal Awal
- PT Perorangan lebih fleksibel dalam modal, cocok untuk UMKM yang memulai dengan dana terbatas.
- PT Tertutup biasanya membutuhkan modal kecil hingga menengah.
- PT Terbuka (Tbk) memerlukan modal besar, apalagi jika ingin melantai di bursa.
- PT PMA umumnya juga membutuhkan modal besar sesuai regulasi BKPM.
3. Kewajiban Transparansi
- PT Perorangan tidak diwajibkan melaporkan secara terbuka ke publik.
- PT Tertutup hanya transparan ke internal pemegang saham.
- PT Terbuka harus transparan penuh kepada publik, OJK, dan Bursa Efek.
- PT PMA juga diawasi ketat oleh regulasi karena melibatkan modal asing.
4. Skala Bisnis yang Cocok
- PT Perorangan paling pas untuk UMKM dan usaha kecil.
- PT Tertutup cocok untuk bisnis keluarga atau startup yang masih berkembang.
- PT Terbuka ditujukan untuk perusahaan besar yang ingin menarik dana publik.
- PT PMA diperuntukkan bagi investor asing atau joint venture dengan perusahaan global.
5. Kelebihan dan Kekurangan
- PT Perorangan: mudah dan murah, tapi sulit berkembang ke skala besar.
- PT Tertutup: fleksibel, tapi terbatas dalam hal ekspansi cepat.
- PT Terbuka: punya akses modal luas dari publik, tapi regulasinya lebih rumit.
- PT PMA: memberi peluang masuknya modal asing, namun aturannya kompleks.
Dengan memahami poin-poin perbedaan ini, pengusaha bisa menentukan jenis PT yang paling sesuai. Misalnya, jika Anda hanya ingin mengelola usaha skala keluarga, PT Tertutup bisa jadi pilihan. Namun, jika target Anda jangka panjang hingga IPO, maka PT Terbuka (Tbk) adalah pilihan yang tepat.
4. Proses Pembuatan PT Baru, Apa yang Harus Disiapkan?
Mendirikan PT kini semakin mudah karena sudah bisa dilakukan secara online melalui sistem OSS (Online Single Submission). Namun tetap ada langkah-langkah yang harus dipenuhi, di antaranya:
- Menentukan nama PT dan mengajukannya ke Sistem AHU (Administrasi Hukum Umum).
- Menentukan struktur kepemilikan saham dan susunan pengurus.
- Menyusun akta pendirian PT bersama notaris.
- Mendapatkan SK Kemenkumham sebagai legalisasi badan hukum.
- Mengurus NPWP, NIB (Nomor Induk Berusaha), dan izin usaha lainnya.
Bagi masyarakat di Bandung atau kota besar lainnya, Pendirian PT Bandung kini bisa dilakukan lebih cepat jika menggunakan jasa konsultan berpengalaman, karena mereka sudah memahami alur di OSS dan aturan terbaru.
Untuk detail teknis alur online, Anda bisa membaca artikel kami berikut Prosedur Pendirian PT secara Online Lewat OSS.
5. Peran Notaris dalam Pendirian PT
Meski sudah ada OSS, peran Notaris tetap krusial dalam pembuatan PT. Notaris bertugas:
- Membuat dan mengesahkan Akta pendirian PT.
- Menyusun AD/ART yang akan menjadi dasar hukum internal perusahaan.
- Mengurus pendaftaran ke Kemenkumham.
Biaya notaris bervariasi tergantung jenis PT dan kompleksitas pengurusan. Untuk Pembuatan PT di Notaris, biasanya biaya lebih besar dibanding PT Perorangan yang cukup lewat OSS. Namun bagi bisnis yang ingin skala lebih besar, jasa notaris adalah investasi penting.
6. Studi Kasus Startup vs Bisnis Keluarga
Mari lihat contoh nyata dari pembuatan PT baru :
- Studi Kasus Startup (Gojek)
Awalnya Gojek didirikan dalam bentuk PT Tertutup untuk memudahkan koordinasi internal dan menarik investor awal. Setelah berkembang pesat, Gojek kemudian merger dengan Tokopedia dan membentuk GoTo, sebuah PT Tbk yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2022. Hal ini memungkinkan perusahaan mendapatkan pendanaan besar dari publik. - Studi Kasus Bisnis Keluarga (Sido Muncul)
Sido Muncul awalnya adalah bisnis jamu keluarga di Semarang. Perusahaan ini berkembang dalam bentuk PT Tertutup hingga akhirnya menjadi PT Tbk pada tahun 2013, dan kini sahamnya diperdagangkan di bursa.
Dari dua kasus tersebut, terlihat bahwa pilihan jenis PT sangat memengaruhi strategi jangka panjang perusahaan.

7. Pilih Jenis PT yang Sesuai dengan Tujuan Bisnis Anda
Memahami Jenis-jenis PT sangat penting sebelum Anda memutuskan mendirikan perusahaan. Setiap jenis memiliki kelebihan dan kekurangan, serta cocok untuk skala bisnis yang berbeda.
- UMKM dan usaha kecil → PT Perorangan.
- Startup atau bisnis keluarga → PT Tertutup.
- Perusahaan besar yang ingin IPO → PT Terbuka (Tbk).
- Investor asing atau joint venture → PT PMA.
Sebelum menentukan, pastikan Anda menimbang Visi bisnis, Modal awal, dan Target jangka panjang. Jika masih bingung, konsultasikan dengan ahli.
Resolusi Izin hadir untuk membantu Anda dalam proses Pembuatan PT baru dengan aman, cepat, dan sesuai kebutuhan. Dengan pengalaman panjang dalam pendirian perusahaan di Bandung dan kota besar lainnya, kami siap mendampingi bisnis Anda naik kelas dengan legalitas yang kuat.
👉 Hubungi Resolusi Izin sekarang melalui nomor telepon/whatsapp 0812-6363-6569 atau melalui website www.resolusiizin.com untuk konsultasi pendirian PT Anda.

