Ketahui Perbedaan PT Perorangan dan PT Biasa

Ketahui Perbedaan PT Perorangan dan PT Biasa

Di era digital dan pertumbuhan startup yang semakin pesat, legalitas usaha menjadi salah satu hal paling krusial. Banyak pendiri bisnis pemula sering kali bingung saat harus menentukan bentuk badan usaha. Pertanyaan yang sering muncul adalah: lebih baik mendirikan PT Perorangan atau PT Biasa (PT Umum)?

Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan PT Perorangan dan PT Biasa, keunggulan masing-masing, serta kapan sebaiknya startup memilih salah satunya. Sebagai bagian dari pembahasan, artikel ini juga terkait dengan artikel sebelumnya yaitu Keuntungan dan Kekurangan Mendirikan PT Perorangan.

1. Dilema Startup dalam Memilih Badan Usaha

Bagi startup founder atau pemilik UMKM, memilih badan usaha adalah langkah strategis.

  • Di satu sisi, modal dan sumber daya terbatas membuat mereka mencari solusi yang cepat dan efisien.
  • Di sisi lain, legalitas usaha adalah fondasi penting untuk membangun kepercayaan mitra, klien, bahkan calon investor.

Inilah sebabnya banyak pelaku usaha ragu apakah cukup dengan PT Perorangan atau langsung membentuk PT Biasa yang lebih kompleks? nah disinilah pentingnya memahami tentang perbedaan PT Perorangan dan PT Umum/Biasa.

2. Apa Itu PT Perorangan dan PT Biasa?

Sebelum mengetahui Perbedaan PT Perorangan dan PT Biasa, mari kita pahami definisinya:

  • PT Perorangan adalah bentuk perseroan terbatas yang bisa didirikan oleh 1 orang pemegang saham sekaligus direktur. Bentuk ini hadir sebagai jawaban untuk memudahkan UMKM dan startup kecil mendapatkan legalitas dengan biaya lebih murah dan proses lebih cepat.

  • PT Biasa (PT Umum) membutuhkan minimal 2 orang pendiri (pemegang saham dan pengurus). Struktur ini lebih kompleks, namun memberikan ruang lebih besar untuk ekspansi, kolaborasi, dan pembagian kepemilikan saham.

Dengan kata lain, perbedaan PT Perorangan dan PT Biasa ada pada jumlah pendiri, struktur kepemilikan, hingga fleksibilitas legalitas yang diinginkan.

Ketahui Perbedaan PT Perorangan dan PT Biasa

3. Perbedaan PT Perorangan dan PT Biasa

Untuk memudahkan memahami perbedaan PT Perorangan dengan PT Biasa, berikut poin-poin perbedaannya:

A. Jumlah Pendiri
  • PT Perorangan → cukup didirikan oleh 1 orang yang merangkap sebagai pemegang saham sekaligus direktur. Hal ini membuatnya praktis bagi pengusaha solo atau founder yang masih menjalankan bisnis seorang diri.
  • PT Biasa → harus memiliki minimal 2 orang pendiri, yaitu pemegang saham dan pengurus. Struktur ini lebih formal dan sesuai jika bisnis sejak awal sudah melibatkan co-founder atau mitra.
B. Modal Dasar dan Struktur Kepemilikan
  • PT Perorangan → tidak ada ketentuan modal dasar minimum, sehingga lebih fleksibel untuk startup kecil. Kepemilikan saham juga sepenuhnya dipegang oleh satu orang.
  • PT Biasa → umumnya memiliki modal dasar yang lebih terstruktur sesuai kesepakatan pendiri, dengan saham yang bisa dibagi di antara para pemegang saham. Hal ini memberi fleksibilitas untuk menambah investor atau mitra di masa depan.
C. Kemudahan Pendirian dan Biaya Awal
  • PT Perorangan → proses pendiriannya sangat mudah, cukup dilakukan secara online melalui OSS (Online Single Submission), dengan biaya lebih terjangkau. Cocok untuk founder dengan modal terbatas.
  • PT Biasa → prosedurnya lebih panjang karena melibatkan akta notaris dan pengesahan Kemenkumham. Biayanya relatif lebih besar, tetapi memberikan struktur hukum yang lebih lengkap.
D. Kredibilitas di Mata Investor dan Mitra Bisnis
  • PT Perorangan → meskipun legal secara hukum, sering kali dianggap kurang meyakinkan oleh investor atau mitra bisnis skala besar karena kepemilikannya hanya satu orang.
  • PT Biasa → lebih dihargai dalam dunia bisnis karena struktur kepemilikan yang jelas, transparansi saham, serta memiliki tingkat kredibilitas lebih tinggi di mata investor maupun lembaga keuangan.

Inilah gambaran umum perbedaan PT Perorangan dengan PT Biasa yang paling sering jadi pertimbangan.

4. Keunggulan PT Perorangan untuk Startup di Tahap Awal

Setelah mengetehui perbedaan PT Perorangan dan PT Biasa secara umum, mari kita bahas lebih detail terkait dengan keunggulan dan kekurangan PT Perorangan ini. Banyak startup memilih PT Perorangan karena:

  • Proses cepat dan sederhana, cukup daftar online melalui AHU.
  • Biaya lebih murah, cocok untuk bisnis dengan modal terbatas.
  • Fleksibel, semua keputusan ada di tangan 1 orang pengelola.

Dengan keunggulan ini, PT Perorangan menjadi opsi menarik untuk uji coba bisnis, validasi pasar, atau mengelola produk MVP. Hal ini sejalan dengan bahasan lebih detail di artikel selanjutnya yaitu Kenapa Banyak Startup Baru Beralih ke PT Perorangan?

tombol call to action resolusi izin

5. Keterbatasan PT Perorangan yang Perlu Dipertimbangkan

Namun, ada beberapa kelemahan yang wajib dicatat:

  • Kurang kredibel di mata investor besar atau mitra korporasi.
  • Tidak cocok untuk scale-up yang membutuhkan banyak pemegang saham.
  • Risiko keputusan tunggal, karena hanya ada 1 orang yang memegang kendali.

Startup yang berambisi besar sering kali akhirnya beralih ke PT Biasa setelah memperoleh traction dan investor.

6. Keunggulan PT Biasa dalam Perspektif Startup yang Ingin Scale-Up

Jika targetnya adalah pertumbuhan cepat, PT Biasa lebih ideal karena:

  • Lebih dipercaya investor, bank, dan mitra besar.
  • Struktur kepemilikan saham jelas, bisa mengakomodasi banyak investor atau co-founder.
  • Cocok untuk ekspansi regional atau internasional.

Dengan kata lain, perbedaan PT Perorangan dan PT Umum ini bukan sekadar soal jumlah pendiri, tetapi juga soal visi jangka panjang startup.

tombol call to action resolusi izin

7. Kapan Startup Sebaiknya Memilih PT Perorangan, dan Kapan Harus PT Biasa?

PT Perorangan cocok untuk:

  • Usaha kecil yang baru dirintis.
  • Founder yang ingin menguji coba produk atau model bisnis.
  • UMKM dengan modal terbatas tapi butuh legalitas.

PT Biasa cocok untuk:

  • Startup yang sudah punya traction pasar.
  • Bisnis dengan rencana ekspansi atau mencari pendanaan.
  • Tim dengan beberapa co-founder yang ingin pembagian saham jelas.

Contoh nyata Perbedaan PT Perorangan dan PT Biasa dari segi fungsi : banyak startup digital awalnya memakai PT Perorangan untuk uji coba, lalu berubah menjadi PT Biasa ketika mendapat seed funding dari investor.

8. Resolusi Izin, Partner Terpercaya untuk Pembuatan PT Startup Anda

Nah sekarang anda telah mengetahui Perbedaan PT Perorangan dengan PT Biasa. Apapun pilihan Anda, Resolusi Izin siap membantu pendirian PT Perorangan maupun PT Biasa.
Keunggulan kami:

  • Proses cepat dan transparan, tanpa biaya tersembunyi.
  • Konsultasi sesuai kebutuhan, baik untuk UMKM maupun startup teknologi.
  • Pendampingan profesional, agar legalitas usaha Anda sesuai regulasi terbaru.

Jika masih ragu, baca juga artikel selanjutnya Punya PT Perorangan? Ketahui 5 Manfaat Membuat PT Perorangan agar Anda mendapat gambaran lebih lengkap.

Ketahui Perbedaan PT Perorangan dan PT Biasa

9. Efektif Mana untuk Startup, PT Perorangan atau PT Biasa?

Baik PT Perorangan maupun PT Biasa memiliki keunggulan masing-masing.

  • Jika Anda baru merintis, PT Perorangan adalah pilihan praktis.
  • Jika ingin scale-up dan menarik investor, PT Biasa lebih tepat.

👉 Hubungi Resolusi Izin sekarang melalui WhatsApp di nomor 0812-6363-6569 atau website resmi kami di www.resolusiizin.com untuk konsultasi gratis. Jangan sampai salah langkah dalam memilih badan usaha yang akan menentukan masa depan startup Anda.

Share the Post:
Related Post
Scroll to Top