Cara Menentukan Bidang Usaha PT yang Tepat (Lengkap dengan Kategori A-G)!

Cara Menentukan Bidang Usaha PT yang Tepat (Lengkap dengan Kategori A-G)!

Pentingnya Menentukan Bidang Usaha PT

Banyak orang semangat sekali saat ingin mendirikan PT. Sudah membayangkan logo, kantor, bahkan strategi marketingnya. Tapi ketika masuk ke bagian menentukan bidang usaha PT, justru bingung sendiri. Padahal ini bukan bagian kecil yang bisa diisi asal-asalan. Bidang usaha itu ibarat “jalur resmi” yang menjelaskan perusahaan Anda berjalan ke arah mana. Kalau dari awal jalurnya tidak tepat, nanti di tengah jalan bisa serba tanggung.

Coba bayangkan Anda ingin membuka bisnis distributor alat kesehatan, tapi yang terdaftar justru perdagangan umum tanpa spesifikasi jelas. Sekilas terlihat aman, tapi saat mengurus izin tambahan atau kerja sama dengan rumah sakit, bisa muncul kendala. Di sinilah pentingnya memahami jenis bidang usaha PT, melihat contoh yang mirip dengan model bisnis Anda, lalu memastikan semuanya sesuai dengan daftar yang berlaku. Lebih baik teliti di awal daripada repot memperbaiki di belakang.

Jangan Salah Pilih Bidang Usaha PT! Konsultasikan Kebutuhan Anda bersama Jasa Pendirian PT Profesional dari Resolusi Izin!

Definisi Bidang Usaha PT

Sederhananya, Bidang Usaha PT adalah penjelasan resmi tentang aktivitas apa yang boleh dijalankan perusahaan Anda. Jadi bukan sekadar kalimat umum seperti “bergerak di bidang jasa” atau “perdagangan”, tetapi harus spesifik dan sesuai klasifikasi yang sudah ditetapkan pemerintah. Dengan begitu, ada kejelasan tentang ruang gerak bisnis Anda.

Penentuan bidang ini mengacu pada KBLI. Di dalamnya ada kode-kode yang mewakili hampir semua aktivitas ekonomi di Indonesia. Mau itu industri makanan ringan, jasa konsultan pajak, kontraktor bangunan, sampai e-commerce, semuanya punya kode masing-masing. Dari sinilah muncul berbagai jenis bidang usaha PT yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan rencana usaha Anda.

Yang sering tidak disadari, satu PT sebenarnya boleh memiliki lebih dari satu bidang usaha. Misalnya perusahaan Anda bergerak di perdagangan sekaligus jasa instalasi. Itu memungkinkan, selama tetap relevan dan dicantumkan secara resmi. Namun tetap harus mengikuti daftar yang berlaku. Karena kalau asal menambahkan tanpa pertimbangan, justru bisa menyulitkan proses perizinan nantinya.

tombol call to action resolusi izin

Dasar Hukum Bidang Usaha PT

Soal bidang usaha PT ini bukan hanya urusan administrasi biasa. Ada dasar hukumnya. Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, disebutkan bahwa setiap PT wajib mencantumkan maksud dan tujuan serta kegiatan usaha dalam anggaran dasar. Artinya sejak awal berdiri, perusahaan memang harus jelas ingin bergerak di bidang apa. Tidak bisa setengah-setengah.

Selain itu, klasifikasi usaha juga mengacu pada KBLI yang digunakan dalam sistem OSS saat mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) dan izin lainnya. Semua proses perizinan akan membaca kode bidang usaha yang Anda pilih. Kalau kodenya tidak sesuai dengan aktivitas nyata perusahaan, dampaknya bisa terasa saat pengajuan izin tambahan, kerja sama, bahkan saat pemeriksaan. Karena itu, memahami aturan dasarnya membantu Anda memilih bidang usaha dengan lebih tenang dan tepat, bukan sekadar menebak-nebak.

Kategori Bidang Usaha PT (A–G)

Kalau kita bicara soal bidang usaha PT, sebenarnya pemerintah sudah mengelompokkannya ke dalam beberapa kategori besar melalui sistem KBLI. Anggap saja ini seperti “rak besar” di supermarket, setiap jenis usaha punya tempatnya masing-masing. Supaya Anda tidak salah ambil rak, penting sekali memahami kategori ini sebelum menentukan pilihan. Berikut pembagian kategori A sampai G yang paling umum digunakan dalam daftar bidang usaha PT:

Kategori A – Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan

Kategori ini cocok untuk usaha yang “bersentuhan langsung dengan alam”. Mulai dari bertani, beternak, budidaya ikan, sampai mengelola hasil hutan masuk ke sini. Misalnya Anda ingin membuka usaha tambak udang, perkebunan sawit, atau peternakan ayam skala besar itu termasuk contoh bidang usaha PT di kategori A. Biasanya, kalau skalanya besar atau berdampak pada lingkungan, ada izin tambahan yang perlu diurus.

Kategori B – Pertambangan dan Penggalian

Kalau usaha Anda berkaitan dengan menggali atau mengambil sumber daya dari dalam bumi, seperti batu bara, nikel, minyak, atau bahkan pasir dan batu, maka masuk kategori ini. Bidang usaha PT di sektor pertambangan ini ibarat “kelas berat”, aturannya lebih ketat, izinnya lebih detail, dan wajib memenuhi standar lingkungan seperti AMDAL. Jadi tidak bisa sembarangan.

Kategori C – Industri Pengolahan

Nah, ini sektor yang cukup populer. Intinya, kategori ini berisi usaha yang mengolah bahan mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi. Contohnya industri makanan dan minuman, pabrik tekstil, produksi furnitur, sampai perakitan elektronik. Banyak jenis bidang usaha PT di Indonesia berada di kategori ini karena potensi pasarnya luas dan nilai tambahnya besar.

Kategori D – Pengadaan Listrik, Gas, dan Air Panas

Kategori ini berhubungan dengan energi. Misalnya produksi dan distribusi listrik atau gas untuk kebutuhan industri dan masyarakat. Biasanya usaha di bidang ini berskala besar dan sering bekerja sama dengan pemerintah atau BUMN. Karena menyangkut kebutuhan publik, regulasinya tentu lebih ketat.

Kategori E – Pengelolaan Air dan Limbah

Kalau bisnis Anda bergerak di pengolahan air bersih, pengelolaan limbah medis, pengangkutan sampah, atau daur ulang plastik, maka ini masuk kategori E. Bidang usaha khusus PT di sektor ini erat kaitannya dengan aturan lingkungan hidup. Jadi selain izin usaha, standar operasionalnya juga harus jelas dan sesuai regulasi.

Kategori F – Konstruksi

Ini kategori untuk usaha pembangunan mulai dari membangun rumah, gedung perkantoran, jalan raya, sampai jembatan. Perusahaan kontraktor dan developer properti biasanya masuk di sini. Jenis bidang usaha PT di bidang konstruksi sering membutuhkan sertifikasi badan usaha (SBU) dan tenaga ahli bersertifikat.

Kategori G – Perdagangan Besar dan Eceran

Bisa dibilang ini kategori favorit banyak pelaku usaha. Semua aktivitas jual beli barang, baik grosir, distributor, agen, toko ritel, maupun e-commerce termasuk di dalamnya. Misalnya Anda ingin menjadi distributor alat kesehatan atau membuka toko online bahan bangunan itu termasuk contoh bidang usaha PT dalam kategori G. Sektor ini relatif fleksibel dan sering jadi pilihan awal saat mendirikan PT.

tombol call to action resolusi izin

Cara Menentukan Bidang Usaha PT

Menentukan bidang usaha PT perlu dilakukan secara cermat agar sesuai dengan kegiatan bisnis yang sebenarnya. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  1. Identifikasi aktivitas utama perusahaan
    Tentukan kegiatan yang benar-benar menjadi sumber pendapatan utama agar pemilihan kode KBLI tepat sasaran.

  2. Pelajari KBLI terbaru
    Pastikan menggunakan klasifikasi yang berlaku agar tidak terjadi kesalahan administratif.

  3. Pilih kode yang paling relevan dan spesifik
    Hindari memilih kode yang terlalu umum jika tersedia opsi yang lebih detail dan sesuai.

  4. Pertimbangkan rencana pengembangan usaha
    Jika ada rencana ekspansi dalam waktu dekat, pertimbangkan untuk mencantumkan bidang usaha tambahan yang relevan.

Langkah-langkah ini membantu memastikan bahwa jenis bidang usaha PT yang dipilih benar-benar mencerminkan kegiatan operasional perusahaan.

Tips Agar Bidang Usaha PT Tepat & Sesuai Regulasi

Agar pemilihan bidang usaha PT tidak menimbulkan kendala di kemudian hari, berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan:

  • Gunakan sumber resmi seperti OSS dan KBLI
    Pastikan Anda mengacu pada klasifikasi terbaru yang diterbitkan pemerintah agar kode yang dipilih masih berlaku dan sesuai regulasi.

  • Hindari mencantumkan terlalu banyak bidang usaha
    Terlalu banyak memilih jenis bidang usaha PT yang tidak relevan bisa menyulitkan proses perizinan dan meningkatkan kompleksitas administrasi.

  • Sesuaikan dengan kegiatan nyata di lapangan
    Bidang usaha yang terdaftar harus benar-benar mencerminkan aktivitas operasional perusahaan agar tidak menimbulkan masalah saat audit atau pemeriksaan.

  • Konsultasikan dengan profesional seperti Resolusi Izin
    Jika Anda masih bingung menentukan bidang usaha PT yang tepat atau khawatir salah memilih kode KBLI, menggunakan jasa profesional seperti Resolusi Izin adalah langkah yang bijak. Tim profesional akan membantu menganalisis model bisnis Anda, mencocokkannya dengan KBLI yang sesuai, serta memastikan seluruh proses pendirian dan perizinan berjalan aman dan legal. Dengan pendampingan yang tepat, Anda tidak perlu repot memahami detail regulasi sendirian.

Baca Juga : Apa Itu PT: Pelajari Pengertian PT (Perseroan Terbatas), Jenis, Ciri, dan Kelebihannya Lengkap!

Bidang Usaha PT yang Tepat Membuat Bisnis Lebih Lancar

Pada akhirnya, memilih bidang usaha PT itu seperti menentukan arah kompas sebelum berlayar. Kalau arahnya sudah tepat sejak awal, perjalanan bisnis akan terasa jauh lebih mulus. Dengan memilih jenis bidang usaha PT yang sesuai dengan aktivitas nyata, Anda akan lebih mudah mengurus izin, bekerja sama dengan mitra, hingga mengembangkan usaha ke tahap berikutnya tanpa harus bolak-balik revisi dokumen.

Kalau Anda ingin prosesnya lebih praktis dan minim risiko, tidak ada salahnya mempercayakan pendirian PT kepada tim profesional dari Resolusi Izin. Anda bisa langsung menghubungi nomor WhatsApp resmi 0812-6363-6569 atau mengunjungi website resmi resolusiizin.com untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai layanan pendirian PT dan konsultasi bidang usaha. Dengan pendampingan yang tepat, mendirikan PT tidak lagi terasa rumit, justru bisa jadi langkah awal yang mantap untuk membangun bisnis yang legal dan siap berkembang.

Jasa Pendirian Usaha

Share the Post:
Related Post
Scroll to Top